KULIT BATOK KELAPA MUDA " DEWEGAN " & DAUN " AWI " BAMBU JADI PAKAN TERNAK DAN PUPUK ORGANIK
KULIT BATOK KELAPA MUDA " DEWEGAN " & DAUN " AWI " BAMBU JADI PAKAN TERNAK DAN PUPUK ORGANIK
KULIT BATOK KELAPA MUDA " DEWEGAN " & DAUN " AWI " BAMBU JADI PAKAN TERNAK DAN PUPUK ORGANIK P Kulit dan Batok Kelapa Muda ( dawegan/degan ) memiliki karakteristik yang berbeda dengan Kelapa Tua. Karena masih muda, seratnya lebih lunak dan memiliki kandungan air serta karbohidrat yang lebih tinggi, sehingga sangat bagus untuk kompos dan bisa dimanfa'atkan untuk pakan ternak ( Ruminansia ) tertentu. Berikut adalah penjelasan potensi serta trik kilat untuk menghancurkannya : Potensi KULIT & BATOK KELAPA MUDA * Untuk Pakan Ternak ( Sapi, Domba, Kambing ) : Bisa, khususnya bagian Kulit Hijau dan Sabut Putih dalamnya yang masih empuk. Batoknya yang masih transparan/lunak juga bisa termakan jika dihancurkan. Bahan ini mengandung energi dan serat yang baik. Catatan : Jangan diberikan ke Ayam, Bebek atau Ikan karena mereka tidak bisa mencernanya. * Untuk Pupuk / Kompos : Sangat Bagus. Kulit Kelapa Muda kaya akan unsur Kalium ( K ) yang sangat dibutuhkan tanaman untuk merangsang pembuangan, pembuahan dan memperkuat batang. Trik Kilat Menghancurkan KULIT & BATOK KELAPA MUDA Masalah utama Kelapa Muda adalah bentuknya yang bulat, tebal dan berserat kasar. Jika langsung dibuang ke tanah, butuh waktu 3 – 6 bulan untuk hancur. Gunakan metode Kombinasi Mekanis & Biologis berikut agar hancur dalam hitungan hari : 1. Cara Cepat untuk Pakan Ternak ( Target : Lunak & Wangi dalam 5 - 7 Hari ) Untuk pakan, Kelapa Muda harus diproses sa'at masih segar ( jangan dibiarkan mengering atau membusuk di luar ). * Langkah 1 ( Cacah Wajib ) : Belah Kelapa Muda menjadi bagian - bagian kecil. Gunakan mesin pencacah rumput ( chopper ) atau cacah manual dengan golok hingga ukurannya menjadi serpihan kecil atau tipis ( 1 – 2 cm ). Semakin halus, semakin aman untuk pencernaan domba/sapi. * Langkah 2 ( Campur Karbohidrat ) : Karena kulit Kelapa Muda kadar airnya cukup tinggi, campurkan dengan Dedak Padi ( rasio: 80 % cacahan Kelapa Muda + 20 % Dedak ). Dedak akan menyerap kelebihan air agar tidak membusuk. * Langkah 3 ( Fermentasi ) : Semprot larutan Cairan Induk Yakult ( 50 ml ) + Air ( 1 Liter ). Masukkan ke dalam drum/plastik tebal, padatkan sepadat mungkin, lalu tutup kedap udara selama 5 – 7 hari. Bakteri Yakult akan memecah serat kasar sabutnya menjadi empuk dan beraroma manis yang sangat disukai sapi/domba. 2. Cara Cepat untuk Kompos ( Target : Hancur Jadi Humus dalam 2 - 3 Minggu ) * Langkah 1: Cacah atau geprek Kulit Kelapa Muda dengan palu/belakang golok sampai hancur dan seratnya terbuka lebar. * Langkah 2 ( Padukan dengan Daun Bambu ) : Campurkan cacahan Kelapa Muda ini dengan Daun Bambu yang Anda miliki. Mengapa ? Daun Bambu membawa jamur pelapuk alami ( Trichoderma ) yang merupakan musuh alami serat lignin kelapa. * Langkah 3 ( Pemicu Bakteri ) : Larutkan 100 ml Cairan Induk Yakult + 5 liter air, lalu tambahkan 1 sendok makan Urea atau 1 gelas Urine Sapi/Kambing ( sebagai pemancing panas ). * Langkah 4 ( Pemeraman Panas ) : Siramkan ke campuran Kelapa Muda dan Daun Bambu. Tumpuk di sudut lahan dan tutup rapat dengan terpal hitam. Dalam waktu 3 hari, suhu di dalam terpal akan menjadi sangat panas ( proses pembusukan cepat ). Balik tumpukan seminggu sekali. Dalam 2 – 3 minggu, Kelapa Muda akan menghitam dan remah menjadi pupuk kompos kaya Kalium.