AZOLLA DAN LEMNA : PAKAN " HIJAU " TERNAK TERBAIK ALAMI
AZOLLA DAN LEMNA : PAKAN " HIJAU " TERNAK TERBAIK ALAMI
Catatan: Untuk pakan alternatif hijau yang jauh lebih baik bagi bebek, entog atau ikan tanpa pengolahan rumit : Azolla dan Lemna Minor/Mata Lele Berikut adalah opsi terbaik yang dikelompokkan berdasarkan medianya : A. Kelompok Paku/Tanaman Air ( Paling Bagus untuk Unggas Air & Ikan ) 1. Azolla Microphylla : Ini adalah primadona pakan alternatif. Kandungan proteinnya sangat tinggi ( 23 % – 35 % ) dan teksturnya sangat lunak. Bisa langsung diberikan segar ke bebek, entog, maupun ikan nila/gurame. 2. Lemna Minor ( Mata Lele ) : Tanaman air kecil - kecil yang mengapung. Kandungan proteinnya sekitar 25 %. Sangat disukai oleh bebek pedaging, entog, dan ikan karena ukurannya yang pas sekali di mulut mereka. Wolffia: Tanaman berbunga terkecil di dunia yang kandungan proteinnya bisa mencapai 35%. Karena ukurannya sangat mikro, tanaman ini sangat cocok untuk pakan anak bebek (DOD) maupun bibit ikan kecil. B. Kelompok Daun Darat ( Sangat Baik untuk Bebek & Entog ) * Daun Indigofera : Tanaman legum pohon dengan kadar protein mencapai 28 % – 31 %. Daunnya tidak sekeras Daun Bambu dan bisa langsung dicacah segar atau dijadikan tepung pakan. * Daun Sentro / Kalopo : Tanaman merambat liar yang kaya protein pangan untuk membantu pertumbuhan bobot ternak. * Daun Pepaya & Daun Mengkudu : Selain sebagai selingan pakan, daun ini berfungsi sebagai antibiotik dan obat cacing alami untuk menjaga daya tahan tubuh entog dan bebek.
CARA BUDIDAYA AZOLLA MICROPHYLLA Karena Anda tertarik dengan opsi yang lebih praktis dan bergizi tinggi, mari kita fokus pada cara budidaya Azolla / Lemna serta rumus campuran formulasi pakannya. Kedua tanaman air ini adalah solusi terbaik karena bisa melipatgandakan jumlahnya dalam waktu 2 – 3 hari saja. 1. Cara Budidaya Azolla atau Lemna Mandiri Budidaya ini sangat murah dan bisa memanfaatkan lahan kosong di sekitar kandang bebek atau kolam ikan. * Persiapan Kolam : Anda bisa menggunakan kolam terpal, bak semen atau bahkan memanfaatkan kolam plastik portabel. Kedalaman air cukup 20 – 30 cm saja ( tidak perlu dalam ). * Media Tanam ( Kunci Utama ) : Masukkan tanah subur/lumpur setebal 3 – 5 cm di dasar kolam. Tambahkan pupuk kandang ( kotoran ayam/kambing yang sudah matang/kering ) sekitar 1 kg per meter persegi kolam sebagai sumber nutrisi tanaman. * Penebaran Bibit : Diamkan kolam selama 3 – 5 hari sampai airnya agak bening. Setelah itu, tebar bibit Azolla Microphylla atau Lemna secara merata di permukaan air. * Perawatan & Panen : Letakkan kolam di area yang terkena matahari parsial ( agak ternaungi pohon atau paranet agar tidak terlalu gosong ). Dalam waktu 3 – 5 hari, permukaan kolam akan penuh. Anda sudah bisa memanennya setiap hari sebanyak 20 % – 30 % dari total luas kolam untuk pakan ternak. 2. Formulasi Campuran Pakan ( Takaran yang Pas ) Meskipun Azolla dan Lemna sangat bagus, Anda tidak bisa memberikannya 100 % sebagai pakan tunggal karena Bebek/Entog tetap butuh karbohidrat untuk energi dan Ikan butuh serat yang seimbang. Berikut adalah rumus takaran pencampuran pakan alternatif yang ideal : Untuk Bebek, Itik dan Entog ( Pedaging / Petelur ) * 50 % Pakan Utama : Dedak padi ( Katul ) halus + Jagung giling + sedikit Konsentrat pabrikan. * 50 % Pakan Alternatif Hijau : Azolla atau Lemna segar ( tiriskan airnya terlebih dahulu sebelum dicampur agar pakan tidak terlalu basah/becek ). * Cara pemberian : Aduk semua bahan tersebut hingga berbentuk pakan basah ( mamel ) lalu langsung berikan ke unggas. Untuk Ikan ( Nila, Gurame, Patin ) * Untuk Ikan Nila & Gurame : Tanaman ini bisa langsung ditebar segar/hidup ke dalam kolam ikan sebagai pakan tambahan harian (bisa menggantikan 30 % – 50 % jatah pelet pabrikan ). * Untuk Ikan Lele ( Karnivora ) : Azolla/Lemna harus dikeringkan terlebih dahulu, digiling menjadi tepung, lalu diaduk bersama tepung ikan dan dedak untuk dicetak ulang menjadi pelet rumahan.