KONFERENSI ASEP ASEP KE - 7
KONFERENSI ASEP ASEP KE - 7
š Sejarah Singkat PAGUYUBAN ASEP DUNIA ( PAD ) Paguyuban Asep Dunia awalnya didirikan dengan nama " PAGUYUBAN ASEP " pada 1 Agustus 2010 di Jakarta. Komunitas ini diprakarsai oleh lima orang pendiri, yaitu Asep Iwan Gunawan, Asep Kambali, Asep Bambang Fauzi, Asep RS dan Asep Dudi. Gerakan sosial ini dibentuk untuk mewadahi para pemilik nama " ASEP " di seluruh dunia. Tujuannya tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga untuk melestarikan nama " ASEP " sebagai bagian dari pilar identitas Budaya Sunda yang mulai jarang digunakan oleh generasi baru. Sa'at ini, anggotanya telah mencapai ribuan orang yang tersebar secara global.
šļø Agenda Utama KAA Ke - 7 ( 7 November 2026 ) Dengan mengusung tema ā Asep Bersatu Indonesia Maju ā serta jargon ā TI ASEP, KU ASEP, KEUR INDONESIA ā, konferensi ketujuh ini menghasilkan beberapa agenda krusial : ⢠Deklarasi Bandung : Menghasilkan 7 Poin Pemikiran penting dari para tokoh, seniman dan budayawan terkait persatuan, hukum, kebudayaan, isu global, teknologi, serta Ketahanan Pangan. Rencananya hasil deklarasi ini akan disampaikan langsung kepada Presiden RI, Prabowo Subianto. ⢠Pemberdayaan Ekonomi : Melalui Gerakan Sosial dan Ekonomi, PAD mendorong kemandirian para anggotanya dengan memfasilitasi Bazar UMKM di area gedung. ⢠Pemberian Penghargaan : Penyerahan gelar kehormatan " Honorary Coordinator ( HC ) Asep " kepada sejumlah tokoh Sunda, termasuk Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Alhamdulillaaah saya berkesempatan langsung berbicara singkat dengan : 1. Kang Asep Jaelani sebagai Presiden Asep Se Dunia 2. Kang Asep Kuswani sebagai Pembina 3. Kang Holil sebagai Budaya Sunda & Tokoh Sunda Garut Utara
Saya sarankan supaya Urang Sunda khususnya seluruh Anggota Asep Se Dunia " udunan " alias " rereongan " unyuk beli dan miliki " SAWAH, LADANG, KEBON WAKAF ABADI " khusus Urang Sunda berbasis KETAHANAN PANGAN.