BILL GATES : DARI RAJA TEKNOLOGI KE INVESTOR LAHAN PERTANIAN RAKSASA
BILL GATES : DARI RAJA TEKNOLOGI KE INVESTOR LAHAN PERTANIAN RAKSASA
BILL GATES : DARI RAJA TEKNOLOGI KE INVESTOR LAHAN PERTANIAN RAKSASA By Zaki CJI Nama Bill Gates selama puluhan tahun identik dengan dunia komputer, perangkat lunak dan revolusi digital melalui microsoft.com Namun dalam dua dekade terakhir, perhatian dunia juga tertuju pada langkahnya yang tidak biasa : // membeli lahan pertanian dalam jumlah sangat besar di Amerika Serikat. // Menurut laporan yang banyak dikutip dari Forbes dan The Land Report, Gates melalui berbagai perusahaan investasinya menguasai sekitar 242.000 acre lahan pertanian ( sekitar 98.000 hektar ) yang tersebar di 18 negara bagian Amerika Serikat. Angka tersebut menjadikannya pemilik lahan pertanian pribadi terbesar di Amerika pada sa'at laporan tersebut dipublikasikan.
Benarkah Dia Beli 250.000 Hektar ? Sering beredar angka *_250.000 hektar_*, namun data yang paling banyak diverifikasi menunjukkan sekitar 242.000 acre, bukan hektar. Jika dikonversi, luasnya sekitar 98.000 hektar. Beberapa laporan yang lebih baru menyebut kepemilikannya telah melampaui 260.000 acre, tetapi tetap belum mencapai 250.000 hektar.
*Mengapa Bill Gates Membeli Lahan Pertanian ?* Ada beberapa alasan yang sering disebut oleh analis : 1. Diversifikasi Investasi Kekayaan Gates awalnya sangat bergantung pada saham Microsoft. Melalui perusahaan investasinya, ia melakukan diversifikasi ke berbagai sektor, termasuk energi, properti dan pertanian. Lahan pertanian dianggap ASET RIIL yang nilainya cenderung stabil dalam jangka panjang. 2. Ketahanan Pangan Masa Depan Gates berkali - kali menyampaikan kekhawatirannya mengenai pertumbuhan penduduk dunia, perubahan iklim dan ancaman terhadap produksi pangan. Pertanian modern dipandang sebagai sektor strategis untuk menjamin ketersediaan makanan di masa depan. 3. Pertanian Berbasis Teknologi Sebagai tokoh teknologi, Gates tertarik pada konsep " smart agriculture ", yaitu penggunaan sensor, satelit, kecerdasan buatan ( AI ), data besar ( big data ) dan otomatisasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian. 4. Adaptasi Perubahan Iklim Perubahan iklim diperkirakan akan mempengaruhi hasil panen dunia. Lahan pertanian yang dikelola dengan teknologi modern dianggap dapat membantu meningkatkan efisiensi penggunaan air, pupuk dan energi.
*Di Mana Saja Lahannya ?* Kepemilikan terbesar Gates berada di beberapa negara bagian seperti Louisiana, Arkansas, Nebraska, Arizona, Washington dan Florida. Lahan - lahan tersebut digunakan untuk berbagai komoditas pertanian dan investasi agribisnis. *Kontroversi dan Kritik* Tidak semua pihak menyambut positif langkah tersebut. Sebagian pengamat mempertanyakan mengapa seorang miliarder teknologi membeli lahan pertanian dalam jumlah besar. Ada kekhawatiran mengenai konsentrasi kepemilikan lahan pada segelintir orang kaya. Di sisi lain, pendukungnya berpendapat bahwa investasi tersebut dapat mendorong inovasi pertanian dan meningkatkan produktivitas pangan. Yang sering terlupakan adalah bahwa meskipun Gates menjadi pemilik lahan pertanian pribadi terbesar, luas lahannya masih kurang dari 0,1% dari total lahan pertanian Amerika Serikat.