SILATURAHMI, HALAL BIHALAL DAN WORKSHOP DPP PPSI 2026
SILATURAHMI, HALAL BIHALAL DAN WORKSHOP DPP PPSI 2026
PRESS RELEASE SILATURAHMI, HALAL BIHALAL DAN WORKSHOP DPP PPSI 2026 Karawang, Jawa Barat – Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Pencak Silat Indonesia ( DPP PPSI ) menyelenggarakan kegiatan Silaturahmi, Halal Bihalal dan Workshop pada : Bertempat di Ballroom Asialink Premier Hotel Karawang Pukul 09.00 WIB – selesai. Mengusung tema : “ Pejuang Tradisi Bersatu untuk Menjadi Penjaga Beladiri Tradisi Indonesia ”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. Acara ini akan dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Pembina, Penasehat, para Pendekar, Pakar Pencak Silat, Ketua Umum, jajaran Pengurus serta perwakilan pemerintah yakni Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan ( BP Kebudayaan ) yang mewakili Menteri Kebudayaan Republik Indonesia. Kegiatan secara resmi dibuka oleh pimpinan DPP PPSI Galih Santika, S.S., M.Si. Lanjutnya sebagai bagian dari rangkaian acara, workshop menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidangnya, antara lain : Prof. ( HC ) Dr. Mayjen ( Purn ) Rido Hermawan, M.Sc selaku Pembina DPP PPSI. Dr. Johan Amin dengan Materi Bahantup Kuntau yang akan dilombakan nasional di tahun ini. Dr. Iwan D. Natapradja paparkan Materi Tepak Kendang Penca Tradisi " Tepak Buhun " yang rencana akan dijadikan bagian TGR di sekolah - sekolah. Deden Gumelar, S.E. berikan materi aturan Pasanggiri Penca Tradisi Tingkat Nasional. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terjalin silaturahmi yang semakin erat antar anggota, sekaligus meningkatkan pemahaman akan pentingnya menjaga dan melestarikan beladiri tradisi Indonesia. Galih sampaikan Pesan utama yang diusung dalam kegiatan ini adalah : “ Jika Pencak Silat harus mendunia, maka akar tradisi harus dijaga. " pungkasnya.
Satu hal menarik terungkap dalam workshop : Alat Terompet dalam Kendang Penca sebenarnya bernama asli " LAHONG ".
Jadi nama atau sebutan yang benar dan pas untuk peniupnya disebut " Tukang Lahong ", bukan Tukang Tarompet.
Karawang, Sabtu, 18 April 2026
Muhammad Zaki Mubarrok
CEO CJI
Citizen Journalism Interdependen