KOMPOSISI ALAMIAH : SILIH ASIH SILIH ASUH SILIH ASUH
KOMPOSISI ALAMIAH : SILIH ASIH SILIH ASUH SILIH ASUH
Seorang Ibu yang telah mengandung anaknya selama 9 bulan, begitu ia melahirkan anak ( lewat persalinan normal maupun cecar ) maka hal pertama yang ia lakukan adalah memberikan AIR SUSU IBU. Inilah ajaran terbaik pertama terdepan seorang anak manusia kepada anaknya. Sunnatullooh Alamiah Natural Hal ini berlaku pada semua Ibu di seluruh dunia tanpa kecuali. Urang Sunda menempatkan perilaku alamiah dasar ini dalam filosofi Sunda : " Silih Asih "
Periodisasi berikutnya adalah filosofi Urang Sunda : " Silih Asah " Ibu menyusui anaknya dalam rentang waktu 2 tahun ( lebih dan kurang, situasional ). Mulailah Ibu mengajarkan didikan oral atau edukasi oral ( bicara ). Konten atau materi didik ajar pun hanya sebatas 2 sampai 3 kata saja. " Ema" atau " Mamah " " Bapa " atau " Papah " " Mamam " atau " Emam " Lucunya dalam proses pembelajaran seorang Ibu dan yang lainnya ikut - ikutan " cacadelan " ketika sedang berbicara. Sebuah bukti nyata bahwa setiap orang ternyata punya dan suka humor alias bodor.
Situasional ketika seorang anak beragam dalam perkembangan motoriknya. Ada yang bisa berjalan dalam waktu ( usia ) 2 tahun, 2 5 tahun, 3 tahun dan seterusnya. Percepatan atau keterlambatan merupakan hal biasa dalam proses kehidupan. Terakhir setelah seorang anak bisa bicara dan berjalan, maka seorang Ibu melakukan tugas akhirnya berupa " Pengasuhan " sampai sang anak menikah dan bahkan sampai beranak pinak. Itulah makna sejati dari filosofi Urang Sunda " Silih Asuh "
Semoga tulisan singkat ini dapat mengembalikan kesadaran dan pemahaman dasar kita atas kemanusian. Aamiiin
Bandung, Selasa, 21 Januari 2026
Muhammad Zaki Mubarrok
CEO CJI
CITIZEN JOURNALISM INTERDEPENDEN