SILAT MENGGELIAT
#RenunganMalam BERSYUKUR DI SA'AT SULIT Bersyukur ketika senang itu mudah, tapi bersyukur di tengah kesulitan adalah ujian keimanan yang sesungguhnya. Banyak orang yang ingat pada Allooh sa'at lapang, namun lupa sa'at sempit. Ada pula yang justru sebaliknya, hanya berdoa ketika terdesak lalu lalai ketika diberi kelapangan. Padahal Allooh ﷻ berfirman : *“ Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah ( nikmat ) kepadamu. Tetapi jika kamu kufur, sesungguhnya azab - Ku sangat pedih. ”* ( QS. Ibrahim : 7 ). Ayat ini tidak membedakan kondisi, baik dalam susah maupun senang, syukur tetaplah kunci bertambahnya nikmat. Bersyukur di sa'at sulit bukan berarti menutup mata dari masalah, tapi mengakui bahwa masih ada banyak kebaikan Allooh yang menyertai. Nafas yang masih berjalan, iman yang masih ada, keluarga yang masih mendukung — itu semua bukti kasih sayang - Nya. Dengan syukur, hati menjadi lebih tenang. Beban terasa lebih ringan. Jalan keluar sering kali terbuka justru setelah kita mampu mengucapkan *“ Alhamdulillah ”* meski air mata masih menetes. Karena syukur mendekatkan kita pada Allooh, sementara keluh kesah berlebihan hanya menjauhkan kita dari - Nya. Bandung, Senin, 22 September 2025 Kiriman dari Kang Dadang Ketua Umum Wilayah Persatuan Penca Silat Indonesia Provinsi Jawa Barat
Bandung, Senin, 22 September 2025
Muhammad Zaki Mubarrok
CEO CJI
Citizen Journalism Interdependen