" Santri Bertanya, 'Ulama Menjawab " LSBPI MUI Pusat
Lembaga Seni, Budaya dan Peradaban Islam Majelis Ulama Indonesia ( LSBPI MUI ) Pusat mengadakan acara Rakernas LSBPI MUI di Lembang Jawa Barat tanggal 28 Januari 2025 dan tanggal 29 Januari 2025 bertempat di Pindok Pesantren Gratis NURUL HUDA Ciumbuleuit Bandung adakan acara :
SANTRI BERTANYA ULAMA MENJAWAB
Tema : " MEMBANGUN LITERASI BUDAYA POSITIF DI ERA MULTI DISRUPSI "
Sangat menarik perbincangan singkat bersama Kang Saiful Bahri.
Bernama lengkap Dr. Saiful Bahri, Lc., M.A. sebagai Plt. Ketua Lembaga Seni, Budaya dan Peradaban Islam Majelis 'Ulama Indonesia Pusat - LSBPI MUI Pusat.
Apakah tujuan dan target utama diadakan acara ini ?
Acara hari ini targetnya selain Sosialisasi tentang Seni dan Budaya Islam kepada para Remaja khususnya para Santri juga untuk meningkatkat Literasi Keilmuan maupun Literasi terkait IT supaya mereka bisa adaptif terhadap perubahan yang mendasar dalam kehidupan di era multi Disŕupsi seperti tadi yang ditanyakan.
Juga untuk membekali mereka dengan multi keilmuan dan ini menjadi PR kita. Di sini Pendidikannya Non Fòrmal, maka mereka perlu diberi bekal skill IT, terutama Santri yang ( sudah ) besar - besar dimana mereka akan kuliah atau menempuh pendidikan formal .
Apa hasil dari Rakornas LSBPI MUI tanggal 28 Januari 2025 di Lembang Jawa Barat ?
Acara kemaren Rakornas LSBPI lebih merupakan koordinasi dengan para pengurus LSBPI baik di tingkat pusat, wilayah dan Daerah. Untuk mensinergikan program yang sudah diketuk palu oleh pimpinan dengan standar ISO untuk disosialisasikan. Kegiatannya seperti program hari ini di Pesantren Nurul Huda. " Santri Bertanya Ulana Menjawab " Ya, walaupun relatif belum maksimal, tapi itu sudah dilakukan dimana kita terus keliling laksanakan program ini. Kita akan menambahkan komunitas lainnya misalnya komunitan migran, komunitas nelayan dan lain - lainnya .
Selain itu tadi malam kita juga melaksanakan kegiatan Seminar Nasional PEMIKIRAN 3GENERASI. Maksudnya : Kita bahas dari mana Buya Hamka mendapatkan ide yang progresif, tentu tidak bisa lepàs dari Ayah ( Haji Rasul ) dan Kakeknya ( Tuanku Kisai ). Hasil dari seminar ini akan dirilis supaya bisa dinikmati ( dibaca ) masyarakat.
Apa harapan diadakannya literasi Seni dan Budaya pada para Santri/Remaja ?
Harapan kami bersinergi dengan siapapun : pihak Pemerintah, Swasta maupun Swadaya Masyarakat. Untuk menjaga Ummat salah satunya lewat literasi keagamaan, terutama yang terkait dengan Budaya lebih khusus hari ini untuk supaya Bagaimana memberikan optimisme spirit bagi santri - santri meraih cita - citanya.