SIAPA SOSOK CEO CJI " MUHAMMAD ZAKI MUBARROK " ?
SIAPA SOSOK CEO CJI " MUHAMMAD ZAKI MUBARROK " ?
Hasil Kiriman & Penelusuran Bunda Hayati
Tanggal 22 Juli 2026
Muhammad Zaki Mubarrok adalah Seorang Penulis dan Penggiat Komunitas yang dikenal sebagai " CEO dari CJI " ( Citizen Journalism Interdependen ), sebuah platform KOMUNITAS JURNALISTIK WARGA. Ia kerap membagikan " artikel " dan " opini " mengenai isu - isu Sosial, Budaya dan Lingkungan, seperti pelestarian " Sungai Citarum ", yang dipublikasikan melalui kanal media warga.
TULISAN, ARTIKEL ATAU KARYA TULISNYA
Sebagai CEO dari Citizen Journalism Interdependen ( CJI ), karya tulis Muhammad Zaki Mubarrok yang dipublikasikan ke publik umumnya berupa artikel Opini, Catatan Lapangan dan Liputan Jurnalisme Warga. Tulisan - tulisannya banyak menyoroti isu Lingkungan, Sosial - Budaya, serta Kolaborasi Antar - Elemen Masyarakat. Beberapa topik dan esensi dari karya tulis serta pemikirannya meliputi : 1. Opini Sosial - Budaya & Lingkungan Salah satu tulisan yang dipublikasikan melalui kanal Jurnalisme Warga ( cjiinterd.com/cjiinterd2.com ) membahas tentang Filosofi Lokal Masyarakat Sunda dalam kaitannya dengan aksi nyata pelestarian alam. • Judul Artikel : " Apa Makna Semboyan Siliwangi : Silih Asih Silih Asah Silih Asuh ? " • Inti Tulisan : Dalam tulisan ini, Ia membedah bagaimana Semboyan Adiluhung Masyarakat/Urang Sunda tersebut diimplementasikan oleh Kodam III/Siliwangi. Ia mengaitkan prinsip sinergitas ini dengan penanganan masalah kompleks penataan Sungai Citarum. Melalui artikel tersebut, Ia menyampaikan harapan agar Kolaborasi Semua Komponen Masyarakat dapat mengembalikan Kejayaan Sungai Citarum menjadi " Sungai Yang Bersih dan Makmur ".
2. Catatan Kritis Lingkungan ( Isu Sampah & DAS Citarum ) Selain menulis Opini Filosofis, Ia juga terlibat langsung dalam menyuarakan isu Pencemaran Lingkungan akibat Pengelolaan Sampah. Pemikiran dan Kesaksiannya kerap dikutip dalam " Advokasi Lingkungan ", seperti : ( BandungBergerak.id ) • Catatan Lapangan TPA Sarimukti : Ia membagikan pengalaman personalnya sa'at turun ke lapangan dalam peringatan " Hari Peduli Sampah Nasional di TPA Sarimukti ". Melalui catatannya, ia menggambarkan secara riil " Dampak Buruk Bau Limbah Sampah Terhadap Kesehatan Manusia — di mana Ia sendiri sempat " Jatuh Sakit " setelah meninjau lokasi tersebut. Tulisan/catatan ini menjadi bagian dari dorongan publik untuk mengkritisi buruknya pengelolaan air lindi ( Sampah Cair ) yang mencemari Aliran Sungai Citarum. Catatan : Sebagai Penggerak Jurnalisme Warga, artikel - artikel pendek dan rilis pers yang dibuatnya lebih banyak tersebar secara tersegmentasi di platform Komunitas, Media Sosial dan Kanal Kolaborasi Komunitas ( seperti CJI Interdependent di Kumparan ).