PERJUANGAN BERAT BERAKHIR KEMATIAN
PERJUANGAN BERAT BERAKHIR KEMATIAN
Sang Induk Betina Jerapah menunggu selama 450 hari sampai akhirnya anaknya lahir ke muka bumi. Perjuangan berat tidak berakhir.
Tak lama datang sekelompok ( kawanan ) singa betina yang sedang mencari mangsa. Pertempuran sengit pun tak terelakan. Dalam kondisi lemah baru melahirkan anak dan harus berjuang bertempur melawan kawanan singa betina untuk membela diri dan anaknya.
Akhirnya sang induk tumbang dan jadi santapan kawanan singa betina , dimana sang anak pun membersamai kematian ibunya.
Sekilas perjuangan CJI – FRONTAL 450 Hari Menunggu, Mati Dalam Beberapa Menit : Beginilah Hukum Alam Bekerja Di padang savana Afrika, seekor Jerapah betina akhirnya melahirkan setelah menunggu sekitar 450 hari masa kehamilan. Namun kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Belum sempat sang anak berdiri sempurna, sekawanan Singa betina datang mengendap mencari mangsa. Pertarungan hidup dan mati pun tak terhindarkan. Sang induk jerapah berusaha melindungi bayinya dengan tendangan keras yang bahkan mampu mematahkan tulang predator. Tetapi jumlah singa terlalu banyak. Setelah perlawanan sengit, induk jerapah akhirnya tumbang. Anak yang baru lahir itu pun ikut mati. Inilah alam. Tidak ada sidang belas kasihan. Tidak ada waktu berkabung. Yang kuat bertahan, yang lemah menjadi korban. Namun justru di situlah pelajaran besarnya. Seekor induk rela mempertaruhkan nyawanya demi anak yang bahkan baru melihat dunia beberapa menit. Ia tahu kemungkinan kalah, tetapi tetap melawan sampai akhir. Kadang manusia yang diberi akal malah kalah dari hewan dalam urusan pengorbanan dan tanggung jawab. Di hutan, kasih sayang tidak diucapkan lewat pidato. Kasih sayang dibuktikan lewat perjuangan.
Perjuangan berat dan keras sering berakhir kematian.
Bandung, Sabtu, 9 Mei 2026
Muhammad Zaki Mubarrok
CEO CJI